Ad imageAd image

Program Si-Ipar, Polisi Terus Mengajar Anak-Anak di Wamena

Admin PERS
301 Views
2 Min Read

Jayapura- Program Si-Ipar yang diadakan oleh Satgas Binmas Ops Rasaka Cartenz 2023 di Kabupaten Jayawijaya, Papua, adalah sebuah upaya yang sangat positif dan penting dalam mendukung pendidikan dan kesejahteraan anak-anak di daerah tersebut. Selasa/12/09/2023.

Program Si-Ipar bertujuan untuk memberikan pendidikan kepada anak-anak yang tidak bersekolah, terutama yang tinggal di Asrama Masyarakat Yalimo, Distrik Wamena Kota, Kabupaten Jayawijaya.

Kegiatan ini melibatkan personel terlatih dari Satgas Binmas Ops Rasaka Cartenz 2023 Polres Jayawijaya. Tim pengajar ini mencakup Ipda Benyamin Tandipayung sebagai Kasubsatgas dan beberapa anggota lainnya.

Materi pembelajaran yang disampaikan meliputi berhitung (pengurangan dan penjumlahan) serta menulis. Materi ini mendasar dan relevan untuk membantu anak-anak memperoleh keterampilan dasar.

Kegiatan ini mendapat dukungan positif dari masyarakat setempat, yang menunjukkan bahwa upaya ini dihargai dan dianggap penting.

Beberapa anak mungkin menghadapi kendala dalam menangkap materi pembelajaran karena keterbatasan waktu belajar akibat kesibukan membantu orangtua berkebun dan berjualan di pasar. Namun, semangat mereka untuk belajar tetap tinggi.

Program Si-Ipar diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan pendidikan dan kesejahteraan anak-anak yang menjadi pesertanya. Ini juga dapat membantu mereka dalam persiapan mengikuti ujian paket A.

Program ini merupakan kegiatan rutin yang terus ditingkatkan oleh Satgas Binmas Ops Rasaka Cartenz 2023, menunjukkan komitmen yang berkelanjutan terhadap pendidikan di wilayah tersebut.

Kasatgas Humas Ops Rasaka Cartenz 2023, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, menegaskan pentingnya kegiatan Si-Ipar sebagai upaya untuk mendongkrak kemajuan dan potensi anak-anak di wilayah tersebut.

Program Si-Ipar ini adalah contoh nyata dari peran positif yang dapat dimainkan oleh kepolisian dalam meningkatkan pendidikan dan kesejahteraan masyarakat, terutama di daerah yang mungkin menghadapi tantangan akses pendidikan. Semoga program ini terus memberikan manfaat bagi anak-anak di daerah tersebut.

Share This Article