Ad imageAd image

Binmas Noken Gelar Diskusi bersama Para Tokoh Masyarakat wilayah Kabupaten Kepulauan Yapen

Admin PERS
266 Views
4 Min Read

Papua- program KOTEKA (Komunikasi tokoh elit politik, masyarakat, agama) Binmas Noken bermanivestasi dalam berbagai bentuk di wilayah Papua. Ada yang berupa kunjungan dan silaturahmi, aa juga dalam bentuk FGD (focus group discussion / diskusi bersama) seperti yang dilakukan oleh personil Binmas Noken Kabupaten Kepulauan Yapen.

Kegiatan FGD digelar pada Kamis, 30 September 2021 pukul 09.00 WIT di Warkop Padepokan Jl. St Rumbawas. Kegiatan dihadiri oleh IPTU I Wayan Sukandia, S.E, (Kakorwil), Briptu S. Roy Renyaan ( Anggota ), Briptu Rama. DR ( Anggota ) dari Personil Binmas Noken. Kegiatan tersebut mengusung tema “FGD Program KOTEKA dalam rangka Memelihara keamanan dan ketertiban Masyarakat”.

Sementara tokoh adat yang hadir: Bpk. David Barangkea ( kepala Suku Yawa Onate ); Bpk. Pdt. Marthen Woromi ( Ketua FKUB ); Bpk. Heri Setiawan ( Ketua Panjawi ); Bpk. Aser Aninam ( Ketua Pemuda kamp. ketuapi ); Bpk. Eko Susilo ( perwakilan IKAJATIM ); Bpk. John Barangkea ( ketua Pemuda ); Bpk. Rolland Sangenapa ( Ketua FKPPI ); Bpk. Chris Payawa ( Ketua Barisan Merah Putih ); Bpk. Harold Wenno ( ketua IKAMAL ) di wakili; Bpk. Hassanudin ( Ketua Turatea ).

Beberapa tema dibawakan oleh pemateri. Seperti Kasat Binmas yang membahas tentang Harkamtibmas. KaSat Reskrim membahas UU Nomor 19 Tahun 2016 Tentang ITE. Kanit Regident membahas UU nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalulintas. Tema-tema yang dibawakan memancing antusiasme para undangan, sehingga memunculkan pertanyaan-pertanyaan dari para tokoh tersebut.

Bpk. David Barangkea (kepala Suku Yawa Onate ) mengajukan pertanyaan seputar kamtibmas, “Menyangkut Kamtibmas, kami memohon Agar Kapolres, Bupati dan Dandim harus hadir untuk menangani kerusakan Kamtibmas.” Bpapak Rolland Sangenafa (Ketua FKPPI) juga menyampaikan harapannya, “Waktu kegiatan KOPIMAS Berjalan Sangat Efektif dan harus di tingkatkan karena mengenai tentang Kamtibmas Tujuannya sangat Baik.”

Bpk. Heri ( Ketua Panjawi ) mengajukan pertanyaan, “Apakah ada Surat Edaran dari Bapak Kapolri tentang Tata Tertib lalu lintas dan Togel mengenai tidak ada nya Tindakan maupun Teguran?”
Bpk. Chris Payawa ( Ketua Barisan Merah Putih ) memberi masukan, “Dalam Ibadah Hari Minggu Tolong untuk Ibadahnya tidak menggunakan Toa karena dapat menggangu umat yang lain. Kalau Bisa Gereja di Tarau tidak usah palang Jalan, karena dapat menggangu akses kendaraan yang lain untuk Pergi Ibadah bahkan Aktifitas yang lain.”

Bpk. pdt. Worumi ( Ketua FKUB ) menyampaikan harapannya seputar penertiban lalu lintas, “Sat Lantas Tolong ketertiban Berlalulintas dalam waktu penertiban tolong di tambahkan Guna Mengurangi angka kecelakaan Berlalulintas.”

Bpk. John Barangkea ( Ketua Pemuda ) meminta dua hal, “ Pengamanan daerah tolong caranya harus di Sosialisasikan kepada Masyarakat. Juga di bangun Pos – Pos Pengamanan di Daerah Terpencil.”

Pada akhirnya, kegiatan tersebut memunculkan antusiasme para tokoh masyarakat, sekaligus terlihat dalam ucapan terimakasih atas FGD tersebut yang menambah Wawasan dari beberapa Pengertian yang di jelaskan dari para Narasumber. Sekaligus membangun silaturahmi antara polri dengan Tokoh Elit pengendali Kamtibmas.

Pada Akhir Kegiatan, Panitia dan Peserta FGD Foto Bersama Guna Mensepakati bahwa kegiatan Ini Berjalan Aman, Damai dan Sejuk. Karena sedari awal protokol kesehatan dilaksanakan Sesuai Prosedur.

Share This Article