{"id":5100,"date":"2019-06-05T23:34:17","date_gmt":"2019-06-05T14:34:17","guid":{"rendered":"https:\/\/www.binmasnokenpolri.com\/?p=5100"},"modified":"2019-06-05T23:34:17","modified_gmt":"2019-06-05T14:34:17","slug":"binmas-noken-polri-ajarkan-wawasan-kebangsaan-kepada-anak-anak-di-perahu-loangboat-sungai-yahukimo","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/index.php\/2019\/06\/05\/binmas-noken-polri-ajarkan-wawasan-kebangsaan-kepada-anak-anak-di-perahu-loangboat-sungai-yahukimo\/","title":{"rendered":"Binmas Noken Polri Ajarkan Wawasan Kebangsaan Kepada Anak-Anak di Perahu Loangboat Sungai Yahukimo"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"https:\/\/www.binmasnokenpolri.com\/wp-content\/uploads\/2019\/06\/1.jpeg\"><img loading=\"lazy\" loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-5102\" src=\"https:\/\/www.binmasnokenpolri.com\/wp-content\/uploads\/2019\/06\/1.jpeg\" alt=\"\" width=\"800\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/wp-content\/uploads\/2019\/06\/1.jpeg 800w, https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/wp-content\/uploads\/2019\/06\/1-768x384.jpeg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/a><\/p>\n<p>Yahukimo \u2013 Mendengar kata \u201cBelajar\u201d banyak dari kita yang tertuju pada proses pembelajaran di ruang kelas. Sebagian lagi ada yang mengidentikan belajar adalah proses membaca buku, menulis materi atau mengerjakan PR dari sekolah.<\/p>\n<p>Padahal jikalah kita amati lebih dalam, belajar tidak hanya terjadi di ruang kelas. Tidak hanya dilakukan oleh seorang guru yang berprofesi sebagai \u201cguru\u201d dan tidak perlu dilakukan disaat mengenakan seragam sekolah.<\/p>\n<p>Seperti yang yang dilakukan oleh Satgas Binmas Noken Polri, bahwasanya membuka mata kita bahwa belajar bisa dilakukan dimana saja, kapan saja dan dari siapa saja.<\/p>\n<p>Selasa, 04\/06\/2019\/, Personil Binmas Noken Polri Polres Yahukimo Ajarkan wawasan kebangsaan kepada anak-anak di Pelabuhan Sungai Logpond Kabupaten Yahukimo.<\/p>\n<p>Dalam kegiatan tersebut, Personil Binmas Noken Polri mengajarkan wawasan kebangsaan, pengenalan keanekaragaman budaya di Indonesia dan bernyanyi lagu-lagu Kebangsaan Nasional Indonesia dengan maksud untuk menanamkan jiwa nasionalisme kepada anak-anak di kabupaten Yahukimo, Papua.<\/p>\n<p>Dalam Kegiatan tersebut, anak-anak sangat antusias saat personil Binmas Noken Polri memberikan materi dan juga saat bernyanyi bersama-sama.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.binmasnokenpolri.com\/wp-content\/uploads\/2019\/06\/2.jpeg\"><img loading=\"lazy\" loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-5103\" src=\"https:\/\/www.binmasnokenpolri.com\/wp-content\/uploads\/2019\/06\/2.jpeg\" alt=\"\" width=\"800\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/wp-content\/uploads\/2019\/06\/2.jpeg 800w, https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/wp-content\/uploads\/2019\/06\/2-768x384.jpeg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Yahukimo \u2013 Mendengar kata \u201cBelajar\u201d banyak dari kita yang tertuju pada proses pembelajaran di ruang kelas. Sebagian lagi ada yang mengidentikan belajar adalah proses membaca buku, menulis materi atau mengerjakan PR dari sekolah. Padahal jikalah kita amati lebih dalam, belajar tidak hanya terjadi di ruang kelas. Tidak hanya dilakukan oleh seorang guru yang berprofesi sebagai [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[83,77,81],"tags":[],"class_list":["post-5100","post","type-post","status-publish","format-standard","category-headline","category-pendidikan","category-umum"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5100","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5100"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5100\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5100"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5100"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5100"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}