{"id":15949,"date":"2022-10-02T11:20:48","date_gmt":"2022-10-02T02:20:48","guid":{"rendered":"https:\/\/www.binmasnokenpolri.com\/?p=15949"},"modified":"2022-10-02T11:20:48","modified_gmt":"2022-10-02T02:20:48","slug":"gelar-program-si-ipar-satgas-binmas-noken-tingkatkan-kemapuan-menghitung-dan-membaca-anak-anak-papua","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/index.php\/2022\/10\/02\/gelar-program-si-ipar-satgas-binmas-noken-tingkatkan-kemapuan-menghitung-dan-membaca-anak-anak-papua\/","title":{"rendered":"Gelar Program SI IPAR, Satgas Binmas Noken Tingkatkan Kemapuan Menghitung dan Membaca Anak-Anak Papua"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dekai &#8211; Guna mendukung dan mencerdaskan anak-anak Papua, Polri melalui Satgas Binmas Noken Operasi Damai Cartenz 2022, menggelar program SI-IPAR (Polisi Pi Ajar) Kepada Anak-Anak Suku Hubla Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Sabtu (1\/10\/22)<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kegiatan tersebut dipimpin oleh Korwil Binmas Wilayah Yahukimo Ipda I Made Budi Dumariawan, S.H mengajar para anak-anak kembali mengenal huruf dan angka.<br>&#8220;Terlihat Anak-anak sangat antusias dan semakin lancar dalam menyebut huruf atau angka&#8221; Ujar Ipda Made.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selanjutnya Binmas Noken juga membagikan pengalaman-pengalaman yang dapat membangun semangat anak-anak dalam suatu pembelajaran.<br>\u201cSaya berharap setelah kegiatan ini, anak-anak suku Hubla sudah mulai bertambah motivasinya untuk belajar dan semakin semangat demi cita-cita dan masa depannya\u201d ungkap Ipda Made.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"449\" src=\"https:\/\/www.binmasnokenpolri.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/WhatsApp-Image-2022-10-01-at-22.19.32-1.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-15950\" srcset=\"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/WhatsApp-Image-2022-10-01-at-22.19.32-1.jpeg 800w, https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/WhatsApp-Image-2022-10-01-at-22.19.32-1-768x431.jpeg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di akhir pelajaran, anak-anak diajak bermain dan bernyanyi. Tak lupa, Binmas Noken juga memberikan bingkisan snack guna menggugah semangat belajar mereka.<br>\u201cMetode yang kami gunakan belajar sekaligus bermain, agar anak-anak tidak merasa jenuh atau bosan dengan pelajaran yang diberikan,\u201d Kata Ipda Made.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Disisi lain, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz Kombes Pol Drs. Ahmad Mustofa Kamal S.H mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kualitas pendidikan anak-anak di Papua.<br>&#8220;ini merupakan salah satu program unggulan kami ingin memajukan Papua menjadi Lebih baik, jika generasi penerusnya cerdas, kemajuan bangsa tersebut juga akan semakin maju terutama perkembangan untuk wilayah-wilayah di Papua,&#8221; pungkas Kasatgas Humas.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dekai &#8211; Guna mendukung dan mencerdaskan anak-anak Papua, Polri melalui Satgas Binmas Noken Operasi Damai Cartenz 2022, menggelar program SI-IPAR (Polisi Pi Ajar) Kepada Anak-Anak Suku Hubla Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Sabtu (1\/10\/22) Kegiatan tersebut dipimpin oleh Korwil Binmas Wilayah Yahukimo Ipda I Made Budi Dumariawan, S.H mengajar para anak-anak kembali mengenal huruf dan angka.&#8220;Terlihat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":15951,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[131,139,83,77,81,133],"tags":[],"class_list":["post-15949","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-berita-foto2","category-damai-cartenz","category-headline","category-pendidikan","category-umum","category-si-ipar"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15949","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15949"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15949\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/15951"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15949"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15949"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15949"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}