{"id":14434,"date":"2022-08-17T00:18:51","date_gmt":"2022-08-16T15:18:51","guid":{"rendered":"https:\/\/www.binmasnokenpolri.com\/?p=14434"},"modified":"2022-08-17T00:18:51","modified_gmt":"2022-08-16T15:18:51","slug":"tempuh-tiga-jam-perjalanan-laut-tak-surutkan-semangat-binmas-noken-ikut-meriahkan-hut-ke-77-kemerdekaan-indonesia-bersama-masyarakat-kampung-keakwa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/index.php\/2022\/08\/17\/tempuh-tiga-jam-perjalanan-laut-tak-surutkan-semangat-binmas-noken-ikut-meriahkan-hut-ke-77-kemerdekaan-indonesia-bersama-masyarakat-kampung-keakwa\/","title":{"rendered":"Tempuh Tiga Jam Perjalanan Laut, Tak Surutkan Semangat Binmas Noken Ikut Meriahkan HUT ke-77 Kemerdekaan Indonesia Bersama Masyarakat Kampung Keakwa"},"content":{"rendered":"<p>Mimika \u2013 Meskipun jarak tempuh dari Kota Timika menuju Kampung Keakwa Distrik Mimika Tengah membutuhkan waktu sekitar tiga jam perjalanan laut, hal tersebut lantas tidak membuat personel Binmas Noken Ops Damai Cartenz yang dipimpin Aiptu Lalu Hiskam Anady patah semangat dalam menggelorakan semangat hari Kemerdekaan ke-77 tahun Republik Indonesia di Kabupaten Mimika.<\/p>\n<p>Menggunakan speed boat, kedatangan personel disambut hangat salah satu tokoh adat Kampung Kaekwa Antonius Mumukare dan juga warga sekitar, Selasa (16\/08). Kepada personel, Antonius Mumukare mengucapkan terimakasih atas kedatangan Binmas Noken ke Kampung Kaekwa walaupun jarak yang begitu jauh namun tidak menghalangi tekat dan keinginan serta mempunyai dorongan hati yang kuat untuk datang ke Kampung Kaekwa.<\/p>\n<p>Dalam kesempatannya Aiptu lalu menyampaikan maskud dan tujuan kehadiran pihaknya di Kampung Keakwa serta berbagai program-program Binmas Noken yang bertujuan memajukan masyarakat asli Papua.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-14436\" src=\"https:\/\/www.binmasnokenpolri.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/WhatsApp-Image-2022-08-16-at-9.50.17-PM.jpeg\" alt=\"\" width=\"800\" height=\"533\" srcset=\"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/WhatsApp-Image-2022-08-16-at-9.50.17-PM.jpeg 800w, https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/WhatsApp-Image-2022-08-16-at-9.50.17-PM-768x512.jpeg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/p>\n<p>\u201cKehadiran kami disini untuk bersilaturahmi serta membangun komunikasi bersama para tokoh dan masyarakat dalam meningkatkan kerjasama menjaga Kamtibmas melalui program Koteka, tak hanya itu, kami juga ingin merayakan HUT Kemerdekaan RI ke 77 bersama masyarakat di Kampung Kaekwa,\u201d jelas Aiptu Lalu.<\/p>\n<p>Sementara itu, sebagai Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, Kombes Pol Drs. Ahmad Musthofa Kamal, SH berharap semoga kegiatan tersebut dapat terus berjalan dengan aman tertib dan dapat memupuk rasa cinta kepada nusa dan bangsa.<\/p>\n<p>\u201cMelalui kegiatan ini, besar harapan dapat memupuk rasa saling menghormati dan menghargai antar warga, sehingga dalam berlomba tetap mengedepankan solidaritas dan sportivitas,&#8221; ujar Kasatgas.<\/p>\n<p>Diakhir kegiatan personel memberikan hadiah kepada para pemenang lomba balap karung dan lari balon.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mimika \u2013 Meskipun jarak tempuh dari Kota Timika menuju Kampung Keakwa Distrik Mimika Tengah membutuhkan waktu sekitar tiga jam perjalanan laut, hal tersebut lantas tidak membuat personel Binmas Noken Ops Damai Cartenz yang dipimpin Aiptu Lalu Hiskam Anady patah semangat dalam menggelorakan semangat hari Kemerdekaan ke-77 tahun Republik Indonesia di Kabupaten Mimika. Menggunakan speed boat, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":14435,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[131,139,83,81],"tags":[],"class_list":["post-14434","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-berita-foto2","category-damai-cartenz","category-headline","category-umum"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14434","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14434"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14434\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/14435"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14434"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14434"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14434"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}