{"id":14192,"date":"2022-08-06T11:04:03","date_gmt":"2022-08-06T02:04:03","guid":{"rendered":"https:\/\/www.binmasnokenpolri.com\/?p=14192"},"modified":"2022-08-06T11:04:03","modified_gmt":"2022-08-06T02:04:03","slug":"satgas-binmas-ops-famai-cartenz-terus-gencarkan-program-si-ipar-polisi-pi-ajar-di-kampung-okmakot","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/index.php\/2022\/08\/06\/satgas-binmas-ops-famai-cartenz-terus-gencarkan-program-si-ipar-polisi-pi-ajar-di-kampung-okmakot\/","title":{"rendered":"Satgas Binmas Ops Famai Cartenz terus gencarkan program Si Ipar (Polisi Pi Ajar) di kampung Okmakot"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"https:\/\/www.binmasnokenpolri.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/WhatsApp-Image-2022-08-05-at-18.41.14-1.jpeg\"><img loading=\"lazy\" loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-14195\" src=\"https:\/\/www.binmasnokenpolri.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/WhatsApp-Image-2022-08-05-at-18.41.14-1.jpeg\" alt=\"\" width=\"800\" height=\"600\" srcset=\"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/WhatsApp-Image-2022-08-05-at-18.41.14-1.jpeg 800w, https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/WhatsApp-Image-2022-08-05-at-18.41.14-1-768x576.jpeg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/a><\/p>\n<p>Oksibil- Satgas Binmas Ops Damai Cartenz kembali lakukan program Si Ipar (Polisi Pi Ajar) di kampung okmakot distrik oksibil untuk mengajarkan anak-anak usia 7-8 tahun yang tidak bersekolah. (5\/8\/22).<\/p>\n<p>Satgas Binmas Ops Damai Cartenz wilayah pegunungan bintang yang di pimpin oleh iptu jufri rambu S.Sos terus gencarkan Program Si Ipar Di kampung okmakot, kabupaten pegunungan bintang.<\/p>\n<p>sebelum kegiatan tersebut dilaksanakan Iptu jufri rambu beserta personelnya menemui para orang tua dari anak-anak kampung okmakot dan menjelaskan bahwa dirinya akan kembali melaksanakn progam Polisi Pi Ajar di kamoung okmakot.<\/p>\n<p>&#8221; sebelumnya kami menyampaikan bahwa kami dari satgas binmas noken akan melanjutkan kegiatan mengajar kepada anak-anak kampung okmakot seperti yamg biasa kami lakukan sebelumnya, sekaligus kami mohon dukungan kepada orang tua dari anak-anak.<\/p>\n<p>di kegiatan &#8220;Polisi Polisi Pi Ajar&#8221; kali ini Satgas Binmas wilayah pegunungan bintang mengajak anak-anak untuk menyanyikan lagu-lagu kebangsaan dan lagu sekolah minggu sebelum memulai kegiatan belajar.<\/p>\n<p>&#8220;Kami ajak mereka menyanyikan lagu-lagu kebangsaan dan lagu sekolah minggu untuk mencairkan suasana yamg membuat mereka ceria dan bersemangat untuk mengikuti kegiatan belajar bersama kami.<\/p>\n<p>Dalam kegiatan tersebut Iptu Jufri Rambu S.Sos beserta personel mengajarkan kepada anak-anak menulis kata dan kalimat.<\/p>\n<p>&#8220;Pada kegiatan kali ini kami ajarkan mereka menulis kata dan kalimat dengan penulisan yang benar, dan seperti biasa kami juga membagikan snack kepada anak-anak agar mereka santai dalam mengikuti kegiatan belajar bersama kami, dan diharapkan mereka dapat dengan mudah mengungat apa yang sudah kami ajarkan kepada mereka.<\/p>\n<p>Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz Kombes Pol. Drs Ahmad Musthofa Kamal, SH mengatakan, Program Si Ipar terus digencarkan dengan maksut dan tujuan,agar anak-anak yang tidak bersekolah, memiliki niat untuk kembali bersekolah dan mengecar cita-cita mereka<\/p>\n<p>\u201cKegiatan Polisi Pi Ajar terus digencarkan untuk memotifasi anak-anak yang tidak bersekolah untuk memberikan niat dan motifasi kepada mereka untuk mengenyam bangku pendidikan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oksibil- Satgas Binmas Ops Damai Cartenz kembali lakukan program Si Ipar (Polisi Pi Ajar) di kampung okmakot distrik oksibil untuk mengajarkan anak-anak usia 7-8 tahun yang tidak bersekolah. (5\/8\/22). Satgas Binmas Ops Damai Cartenz wilayah pegunungan bintang yang di pimpin oleh iptu jufri rambu S.Sos terus gencarkan Program Si Ipar Di kampung okmakot, kabupaten pegunungan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[139,83,77,133],"tags":[],"class_list":["post-14192","post","type-post","status-publish","format-standard","category-damai-cartenz","category-headline","category-pendidikan","category-si-ipar"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14192","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14192"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14192\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14192"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14192"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14192"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}