{"id":14096,"date":"2022-08-03T00:06:02","date_gmt":"2022-08-02T15:06:02","guid":{"rendered":"https:\/\/www.binmasnokenpolri.com\/?p=14096"},"modified":"2022-08-03T00:06:02","modified_gmt":"2022-08-02T15:06:02","slug":"selain-memberi-keamanan-satgas-preventif-yahukimo-berhasil-mengolah-kebun-menjadi-sumber-ketahanan-pangan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/index.php\/2022\/08\/03\/selain-memberi-keamanan-satgas-preventif-yahukimo-berhasil-mengolah-kebun-menjadi-sumber-ketahanan-pangan\/","title":{"rendered":"Selain Memberi Keamanan, Satgas Preventif Yahukimo Berhasil Mengolah Kebun Menjadi Sumber Ketahanan Pangan"},"content":{"rendered":"<p>Dekai \u2013 Selain untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, Satgas Preventif Ops Damai Cartenz-2022 Sektor Yahukimo berhasil membuat sumber ketahanan pangan dengan mengolah kebun sayur.<\/p>\n<p>Hal itu dilakukan para personel Satgas Preventif yang bertugas jaga di Pos Pertanian Paradiso, Distrik Dekai, dimana selain bertugas menjaga kamtibmas, mereka juga memanfaatkan lahan sekitar untuk dijadikan kebun sayuran dengan bekerjasama dengan masyarakat, dan pada hari ini melaksanakan Panen Cabai, Senin (1\/8\/2022)<\/p>\n<p>Salah seorang masyarakat dari kelompok Tani yang bekerjasama dengan Satgas Preventif dalam pengolahan lahan perkebunan, yakni Bapak Wawan menyampaikan bahwa dirinya sangat senang dengan hadirnya Satgas Preventif di Yahukimo.<br \/>\n\u201cKami merasa aman dan tenang dengan hadirnya anggota Satgas Preventif di Lahan Pertanian Paradiso ini, sehingga kami dapat berkebun tanpa rasa takut dan hasilnya dapat dimanfaatkan untuk pasokan sayur Kabupaten Yahukimo,\u201d ujar Wawan.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-14097\" src=\"https:\/\/www.binmasnokenpolri.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/WhatsApp-Image-2022-08-02-at-9.47.16-PM-1.jpeg\" alt=\"\" width=\"800\" height=\"360\" srcset=\"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/WhatsApp-Image-2022-08-02-at-9.47.16-PM-1.jpeg 800w, https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/WhatsApp-Image-2022-08-02-at-9.47.16-PM-1-768x346.jpeg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/p>\n<p>\u201cKami juga bekerjasama dalam mengelola perkebunan ini,\u201d imbuhnya.<\/p>\n<p>Diungkapkan oleh Dansektor Yahukimo AKBP Supriadi Rahman, S.I.K., M.M., bahwa hal ini bertujuan untuk melatih personel agar dapat mandiri dengan memanfaatkan sumber daya alam yang ada untuk ketahanan pangan.<br \/>\n\u201cPada hari ini kami Satgas Preventif melaksanakan panen sayuran berupa cabai, dimana hasil panen ini kami gunakan untuk membantu bahan ketahanan bagi personel yang berjaga di Pos-pos Sektor Yahukimo,\u201d ungkap Dansektor.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dekai \u2013 Selain untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, Satgas Preventif Ops Damai Cartenz-2022 Sektor Yahukimo berhasil membuat sumber ketahanan pangan dengan mengolah kebun sayur. Hal itu dilakukan para personel Satgas Preventif yang bertugas jaga di Pos Pertanian Paradiso, Distrik Dekai, dimana selain bertugas menjaga kamtibmas, mereka juga memanfaatkan lahan sekitar untuk dijadikan kebun sayuran [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":14098,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[131,139,83,81],"tags":[],"class_list":["post-14096","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-berita-foto2","category-damai-cartenz","category-headline","category-umum"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14096","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14096"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14096\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/14098"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14096"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14096"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14096"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}