{"id":12901,"date":"2022-05-28T14:11:26","date_gmt":"2022-05-28T05:11:26","guid":{"rendered":"https:\/\/www.binmasnokenpolri.com\/?p=12901"},"modified":"2022-05-28T14:11:26","modified_gmt":"2022-05-28T05:11:26","slug":"ini-cara-polisi-mengajar-di-pedalaman-papua-lewat-program-polisi-pi-ajar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/index.php\/2022\/05\/28\/ini-cara-polisi-mengajar-di-pedalaman-papua-lewat-program-polisi-pi-ajar\/","title":{"rendered":"Ini Cara Polisi Mengajar di Pedalaman Papua Lewat Program Polisi Pi Ajar"},"content":{"rendered":"<p>Oksibil &#8211; Upaya dalam mencerdaskan anak bangsa merupakan tangung jawab semua pihak, salah satunya yang dilakukan oleh Kepolisian melalui program Si -Ipar (Polisi Pi Ajar.<\/p>\n<p>Kegiatan Polisi Pi ajar dilaksanakan di Kampung Kampung Oksingsing Kabupaten Pegunungan Bintang, Sabtu (28\/05).<\/p>\n<p>Dalam kegiatan tersebut Kasat Binmas Iptu Sabtu Wadji selaku Kakorwil Binmas Noken bersama personel mengajak anak-anak Kampung Oksingsing membaca dan menulis sambil bermain.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-12897\" src=\"https:\/\/www.binmasnokenpolri.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/WhatsApp-Image-2022-05-28-at-12.04.37-PM.jpeg\" alt=\"\" width=\"800\" height=\"600\" srcset=\"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/WhatsApp-Image-2022-05-28-at-12.04.37-PM.jpeg 800w, https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/WhatsApp-Image-2022-05-28-at-12.04.37-PM-768x576.jpeg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/p>\n<p>Sembari belajar Satgas Binmas Noken juga memberikan hadiah bagi anak-anak yang dapat menjawab pertanyaan dengan benar sehingga anak-anak pun semakin bersemangat dalam mengikuti kegiatan tersebut.<\/p>\n<p>Iptu Sabtu Wadji mengatakan Polisi Pi Ajar merupakan Program Kepolisian dalam menumbuhkan Jiwa Nasionalisme kepada anak Bangsa.<\/p>\n<p>Disamping itu kata Sabtuwadji bahwa program tersebut juga merupakan langkah dalam membantu pemerintah melalui jalur pendidikan.<\/p>\n<p>\u201cKegiatan ini bentuk kepedulian Polri di bidang pendidikan, mengingat di pedalaman banyak anak-anak yang tidak bersekolah,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p>Tak hanya mengajak anak-anak membaca dan menulis personel satgas binmas noken juga mengajarkan perihal budaya-budaya yang ada di indonesia mulai dari budaya dan adat Provinsi aceh sampai Provinsi Papua untuk menunjukan betapa banyak suku dan budaya yang ada di Indonesia.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-12899\" src=\"https:\/\/www.binmasnokenpolri.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/WhatsApp-Image-2022-05-28-at-12.04.35-PM.jpeg\" alt=\"\" width=\"800\" height=\"600\" srcset=\"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/WhatsApp-Image-2022-05-28-at-12.04.35-PM.jpeg 800w, https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/WhatsApp-Image-2022-05-28-at-12.04.35-PM-768x576.jpeg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/p>\n<p>\u201cSelain itu kamis juga mengajarkan dan megajak anak &#8211; anak menyanyikan lagu-lagu kebangsaan Negara Republik Indonesia,\u201d Ungkapnya.<\/p>\n<p>Bapak Alowesus Uropkulin selaku tokoh adat dan masyarakat Kampung Okisingsing menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Satgas Binmas Ops Damai Cartenz 2022<\/p>\n<p>\u201cTerimakasih kepada Satgas Binmas Noken karna telah datang ke Kampung kami dan didik anak-anak kami di Kampung Oksingsing,\u201d Pungkasnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oksibil &#8211; Upaya dalam mencerdaskan anak bangsa merupakan tangung jawab semua pihak, salah satunya yang dilakukan oleh Kepolisian melalui program Si -Ipar (Polisi Pi Ajar. Kegiatan Polisi Pi ajar dilaksanakan di Kampung Kampung Oksingsing Kabupaten Pegunungan Bintang, Sabtu (28\/05). Dalam kegiatan tersebut Kasat Binmas Iptu Sabtu Wadji selaku Kakorwil Binmas Noken bersama personel mengajak anak-anak [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":12898,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[131,139,83,81,133],"tags":[],"class_list":["post-12901","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-berita-foto2","category-damai-cartenz","category-headline","category-umum","category-si-ipar"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12901","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12901"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12901\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12898"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12901"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12901"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12901"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}