{"id":12767,"date":"2022-05-25T11:30:45","date_gmt":"2022-05-25T02:30:45","guid":{"rendered":"https:\/\/www.binmasnokenpolri.com\/?p=12767"},"modified":"2022-05-25T11:30:45","modified_gmt":"2022-05-25T02:30:45","slug":"ops-damai-cartenz-2022-tanamkan-jiwa-nasionalis-sejak-dini-melalui-program-si-ipar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/index.php\/2022\/05\/25\/ops-damai-cartenz-2022-tanamkan-jiwa-nasionalis-sejak-dini-melalui-program-si-ipar\/","title":{"rendered":"Ops Damai Cartenz-2022 Tanamkan Jiwa Nasionalis Sejak Dini Melalui Program Si Ipar"},"content":{"rendered":"<p>Yahukimo \u2013 Dalam rangka menumbuhkan jiwa Nasionalis anak-anak, Satgas Binmas Ops Damai Cartenz-2022 menggelar Program Si Ipar di SD Anugrah Dekai, Rabu (25\/5\/2022)<\/p>\n<p>Dalam kegiatan tersebut, anak-anak diberikan materi tentang wawasan kebangsaan seperti pengenalan Pancasila, ragam budaya Indonesia serta diajak bernyanyi lagu-lagu Nasional.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-12768\" src=\"https:\/\/www.binmasnokenpolri.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/WhatsApp-Image-2022-05-25-at-9.25.39-AM-1.jpeg\" alt=\"\" width=\"800\" height=\"533\" srcset=\"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/WhatsApp-Image-2022-05-25-at-9.25.39-AM-1.jpeg 800w, https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/WhatsApp-Image-2022-05-25-at-9.25.39-AM-1-768x512.jpeg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/> <img loading=\"lazy\" loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-12770\" src=\"https:\/\/www.binmasnokenpolri.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/WhatsApp-Image-2022-05-25-at-9.25.38-AM-1.jpeg\" alt=\"\" width=\"800\" height=\"533\" srcset=\"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/WhatsApp-Image-2022-05-25-at-9.25.38-AM-1.jpeg 800w, https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/WhatsApp-Image-2022-05-25-at-9.25.38-AM-1-768x512.jpeg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/p>\n<p>Terlihat anak-anak sangat senang dan antusias mengikuti pelajaran, terlebih saat mereka menyebutkan butir-butir Pancasila.<\/p>\n<p>Selain wawasan kebangsaan, anak-anak diajarkan cara mencuci tangan yang benar serta juga diberikan motivasi semangat belajar.<\/p>\n<p>Wakasatgas Binmas Ops Damai Cartenz-2022 yang memimpin langsung kegiatan tersebut menyebut dengan diberikannya wawasan kebangsaan sejak dini kepada anak-anak, maka dapat menumbuhkan mereka menjadi generasi cinta kepada bangsanya.<\/p>\n<p>\u201cJiwa nasionalisme perlu ditanamkan sejak dini, agar anak-anak ini nantinya dapat tumbuh menjadi generasi penerus yang bangga dan cinta akan tanah air kita, yakni Indonesia,\u201d tutur Wakasatgas.<\/p>\n<p>Sementara itu untuk metode yang digunakan, Wakasatgas menjelaskan bahwa Program Si Ipar ini mengedepankan metode bermain dan belajar agar mudah diterima anak-anak.<\/p>\n<p>\u201cAnak-anak sangat suka bermain, oleh karena itu kami gunakan metode bermain sekaligus belajar, sehingga materi yang diberikan mudah masuk atau diterima,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Program Si Ipar ini mendapatkan dukungan dan apresiasi dari Kepala Bapak Holiek Kobak, S.Th., dimana dirinya merasa melalui Program ini Polisi menunjukan kedekatannya dan menjadi sosok sahabat bagi anak-anak.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-12769\" src=\"https:\/\/www.binmasnokenpolri.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/WhatsApp-Image-2022-05-25-at-9.25.39-AM.jpeg\" alt=\"\" width=\"800\" height=\"533\" srcset=\"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/WhatsApp-Image-2022-05-25-at-9.25.39-AM.jpeg 800w, https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/WhatsApp-Image-2022-05-25-at-9.25.39-AM-768x512.jpeg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/p>\n<p>\u201cDi pemikiran anak-anak Polisi adalah sosok yang menakutkan, suka menangkap orang, namun melalui kegiatan ini, hal tersebut seakan luntur, anak-anak justru senang dan melihat Polisi sebagai teman atau sahabatnya,\u201d Ungkapnya.<\/p>\n<p>Selain guru, orang tua dari para murid pun mengapresiasi materi wawasan kebangsaan yang diberikan oleh Binmas Noken, dimana salah satu dari mereka mengungkapkan bahwa wawasan kebangsaan perlu ditingkatkan agar anak-anak semakin cinta dengan negaranya dan dapat menjadi generasi yang patuh pada hukum.<\/p>\n<p>\u201cHarapan kami agar kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan dan ditingkatkan,\u201d ujar Cornelius, salah satu orang tua murid SD Anugrah.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Yahukimo \u2013 Dalam rangka menumbuhkan jiwa Nasionalis anak-anak, Satgas Binmas Ops Damai Cartenz-2022 menggelar Program Si Ipar di SD Anugrah Dekai, Rabu (25\/5\/2022) Dalam kegiatan tersebut, anak-anak diberikan materi tentang wawasan kebangsaan seperti pengenalan Pancasila, ragam budaya Indonesia serta diajak bernyanyi lagu-lagu Nasional. Terlihat anak-anak sangat senang dan antusias mengikuti pelajaran, terlebih saat mereka menyebutkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":12771,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[139,83,77,81,133],"tags":[],"class_list":["post-12767","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-damai-cartenz","category-headline","category-pendidikan","category-umum","category-si-ipar"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12767","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12767"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12767\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12771"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12767"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12767"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.papuaresearchstudy.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12767"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}