Jayapura – Kepolisian Darah Papua mengklarifikasi adanya kabar pemukulan yang dilakukan anggotanya terhadap seorang warga Papua. Kabar tersebut beredar di Grup Spirit Of Jayawijaya.
Pada Group tersebut dikabarkan seorang warga bernama Brian Gombo yang tinggal di Kompleks Wamena Wailany Kabupaten Jayawijaya ditangkap anggota Kepolisian dan di pukuli hingga dalam kondisi Kritis.
Terkait hal tersebut, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz yang juga Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal, SH mengatakan hal tersebut tidak benar atau hoax. Pihaknya mengatakan bahwa anggotanya tidak melakukan pemukulan.
“Tidak benar, itu berita Hoax, kita sudah panggil anggotanya serta lakukan pemeriksaan,”ucap Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal.
Lebih lanjut, pihaknya menyebutkan kronologis sebenarnya berawal dari anggota piket dalmas keluar dari Mapolres Jayawijaya guna merespon TKP orang mabuk di Sinakma.
Setelah selesai merespon TKP di sinakma piket Dalmas kembali melaksanakan Patroli di seputaran Kota Wamena, sesampainya di Jln. JB. Wenas Piket Dalmas menuju tempat Produksi minuman yang berada di Jln. Lokasi III. Setelah sampai kemudian piket dalmas melakukan pengeledahan dan ditemukan 8 botol Miras kemudian Birian Gombo yang berada di sekitar TKP bersama 3 orang temannya menyampaikan bahwa “Polisi tangkap minuman untuk pake mabuk lagi”
Mendengar penyampaian tersebut piket Dalmas langsung membawa Birian Gombo (korban) dan Barang Bukti (BB) ke Mapolres, setelah sampai di Mapolres BB yang telah diamankan langsung di musnahkan ke tempat sampah dan disaksikan oleh Birian Gombo.
“Piket dalmas membawa Birian Gombo ke Polsek Kota untuk diamankan dan sesampainya di Polsek Kota keluarganya sudah berada di Polsek tersebut kemudian anggota dalmas menyampaikan kalau sudah ada keluarga biar kami antar pulang,”jelas Kamal.
Selanjutnya pihak keluarga dan Birian Gombo diantar pulang dengan menggunakan mobil. Saat sampai di Jl. Trans Papua saat hendak turun Birian Gombo terjatuh dari mobil kemudian keluarganya menarik Birian namun Birian memaki-maki keluarga, sontak keluarganya memukul dengan menampar wajah (pipi sebelah kiri).
“Jadi anggota tidak ada lakukan pemukulan, Dia (Birian) sudah kita antar ke rumah dengan selamat. Untuk itu kami minta semua masyarakat tidak terhasut oleh berita hoax yang menyudutkan Polisi yang di lakukan oleh orang-orang tidak bertanggungjawab. Silahkan bagi warga yang belum jelas dengan kejadian tersebut dapat konfirmasi langsung kepada kami, kami jelaskan dengan bukti dan fakta yang terjadi,”pungkas Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal.

